6 Cara Jadi Kaya Ala Warren Buffet Buat Pemuda Pemudi Jaman Now

Ada yang tahu gimana cara jadi kaya? Gimana kalau kita belajar dari orang terkaya di dunia yaitu Warren Buffet yang kekayaannya mencapai Rp 1.186 triliun.

Milyuner yang dermawan ini memang berhasil meraup kekayaan sebesar triliunan Rupiah lewat investasi saham. Tapi untuk saat ini, kita gak bakal ngebahas secara detil soal jurus investasi saham ala Buffett.

Kita justru bakal membahas cara yang harus dilakukan pemuda-pemudi jaman now untuk jadi kaya. Cara itu tentu berdasarkan dari pengalaman Buffett sendiri.

Ke-6 cara ini sifatnya sangat mendasar kok. Kamu pun pasti bisa melakukannya:

1. Berbisnislah selagi muda

Warren Buffett (Merdeka)

Saat masih remaja, Buffett memang tangkas untuk urusan cari duit. Selain dia bekerja, dia juga berbisnis lho.

Dulu, dia pernah bekerja sebagai loper koran tapi juga bisnis pinball. Pelajaran yang bisa kita tarik adalah, jangan pernah menunggu untuk urusan berbisnis. Jika bisa dimulai saat muda kenapa enggak.

Pimpinan WorthPointe Wealth Management, Joshua Wilson, mengatakan bahwa semua orang yang sudah memulai bisnis di usia muda, jauh lebih peka soal keuangan ketimbang yang gak pernah buka usaha.

Mereka juga gak akan suka dengan hal-hal yang dinilai membuang-buang waktu.

2. Investasikan keuntungan bisnismu

Hasil keuntungan dari bisnis seharusnya gak kamu habiskan saat itu juga. Alangkah lebih baik kalau duitnya kamu putarkan lagi dalam bentuk investasi yang lain. Itulah cara jadi kaya yang efektif.

Kembali ke cerita di mana Buffett memulai bisnis pinball. Dia memulai bisnis itu bersama partner bisnisnya dengan modal satu mesin pinball dan uang sebesar US$ 25.

Bayangin aja saat itu dia masih remaja, tapi keuntungan yang dia dapat dari bisnisnya gak pernah dibelanjakan untuk senang-senang. Dia justru menginvestasikan keuntungan itu untuk membeli mesin pinball baru, hingga akhirnya Buffett punya delapan mesin di tempat yang berbeda.

Ketika Buffett udah gak sejalan lagi dengan partner bisnisnya, Buffett gak lantas kebingungan. Mesin-mesin pinball itupun dijual dan Buffett beralih ke bisnis lain.

Untuk kisah Buffett yang satu ini, CEO dan founder dari KV Social, Neil Napier, berkomentar bahwa sebaiknya kita menginvestasikan 10 hingga 20 persen dari keuntungan untuk mendirikan bisnis lain.

So, ketika bisnis utamamu mengalami guncangan, kamu gak bakal kesulitan untuk mengubah bisnis.

3. Hati-hati dengan utang

Salah satu orang yang disebut Buffett dalam pidatonya adalah Trump. Buffett mengingatkan kita agar gak meniru Trump (Kompas)

Mendirikan sebuah usaha tentunya butuh modal, maka dari itu gak sedikit orang yang akhirnya mengajukan pinjaman dana. Buffett hanya mengingatkan, berhati-hatilah soal utang berbentuk apapun.

Dalam pidatonya di Buffett pernah berbicara soal masalah utang dan menyinggung Donald Trump atas kegagalan investasi yang dia lakukan. Buffett juga menyinggung bagaimana seharusnya seorang berhati-hati dalam menggunakan kartu kredit.

Menurut Buffett, Trump sama sekali gak memperhitungkan bagaimana dia harus mengembalikan pinjaman dana yang dia ajukan. Akhirnya utangnya pun menumpuk, dan dia gak dapat keuntungan yang signifikan.

“Kalau kamu cerdas, kamu bisa mendapatkan banyak uang tanpa harus meminjamnya terlebih dulu. Seumur hidup, saya gak pernah sama sekali meminjam dana dalam jumlah besar,” tegas Buffett dalam pidatonya.

Tapi Buffett gak mengatakan kalau itu gak boleh ya. Ajukan saja pinjaman bila memang untuk usaha, dan pastikan kamu bisa membayar cicilannya.

4. Hidup gak neko-neko

Meski dirinya masuk ke urutan orang terkaya di dunia, CEO Berkshire Hathaway ini tinggal di rumah yang  tergolong sederhana untuk seorang. Buffet juga gak membeli mobil sport atau mobil termahal, seperti Lykan Hypersport, Lamborghini, atau Aston Martin.

Gaya hidup sedernaha ini memang patut kamu contoh kalau memang kamu ingin kaya dalam waktu cepat.

Bayangin aja, kalau kamu masih membiarkan perilaku konsumtif itu berlangsung maka sampai kapanpun sulit mau dapat Rp 1 miliar di rekening. Setuju gak?

5. Jangan berhenti belajar

Cara jadi kaya kelima adalah jangan pernah berhenti belajar dengan alasan apapun. Dalam sehari, Buffett menghabiskan waktu empat jam untuk membaca lho.

Jadi milyuner juga bukan berarti harus punya gelar akademik sampai berentet. Cukup dengan sering membaca, maka ilmu pengetahuanmu pun bakal bertambah.

Saat ini, Buffett memang merupakan seorang yang jenius dalam hal investasi. Tapi, kejeniusan itu tentu mustahil didapat kalau dia sama sekali gak belajar.

6. Beradalah di sekitar orang yang memotivasi dirimu

Sama-sama orang terkaya di dunia cuma urutannya aja yang beda (Liputan 6)

Nasihat Buffett selanjutnya adalah, mengusahakan diri kita agar berada di sekitar orang-orang yang bisa memotivasimu untuk jadi lebih baik. Mereka tentunya adalah orang yang lebih dewasa darimu dalam berpikir. Biasakanlah untuk melakukan hal ini ya.

Sejatinya lingkungan memang bakal berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Coba deh gimana jadinya kalau teman-teman di sekelilingmu adalah orang-orang yang cuma hobi foya-foya ngabisin duit. Bisa jadi kamu malah terseret ke dunia mereka.

Itulah sebabnya Buffett memilih bersahabat dengan Bill Gates. Mereka sudah kenal selama 20 tahun lebih, dan walaupun rentang usia mereka cukup jauh buktinya mereka nyambung-nyambung aja kalo ngobrol.

Itulah enam cara jadi kaya ala Warren Buffett yang bisa kamu implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ngomong-ngomong, dari enam cara ini mana yang sudah kamu terapkan?

Bicara soal cara seseorang jadi kaya atau sukses, tentu milyarder lain punya caranya tersendiri. Kira-kira apakah cara Warren Buffett ini efektif menurutmu? Atau kamu punya cara tersendiri untuk jadi kaya? Share dong ke DuitPintar.

Posting 6 Cara Jadi Kaya Ala Warren Buffet Buat Pemuda Pemudi Jaman Now ditampilkan lebih awal di DuitPintar Blog.

Source

https://blog.duitpintar.com/6-cara-jadi-kaya-ala-warren-buffet-buat-pemuda-pemudi-jaman-now/

Ingin Mulai Investasi? Berikut 5 Jurus Jitu Paling Efektif

Melabur Saham Sendiri Sebab Nak Dapat Return Lebih Dari ASB ?